5 Destinasi Wisata Terbaik di Tahun 2019

1. Jerman

Tahun 2019 menjadi waktu terbaik bagi kamu yang berencana menyambangi Jerman. Karena pada tahun 2019, Jerman akan merayakan peringatan 30 tahun runtuhnya tembok Berlin dan peringatan hari jadi ke-100 gerakan desain modern Bauhauss.

Alhasil, pada 2019, Jerman akan berubah menjadi negeri yang penuh pesta, pameran, dan acara pertunjukan di seluruh negerinya. Lebih dari itu, akan ada pula pembukaan Futorium Museum and Idea Lab di Berlin yang akan berlangsung pada September 2019.

Bagi kamu pecinta seni, jangan lupakan gedung opera baru Hamburg dan Kota Tua Frankfurt yang baru saja dibangun kembali. Untuk yang senang dengan musik klasik, kamu bisa menikmati konser sepanjang tahun di Augsburg. Konser ini diselenggarakan untuk memperingati 300 tahun kelahiran Leopold Mozart, ayah dari Wolfgang Amadeus.

2. Vietnam

Apabila kamu berencana untuk liburan hemat dan tak terlalu jauh dari Indonesia, negara-negara di kawasan Asia Tenggara bisa dijadikan sebagai pilihan, salah satunya Vietnam. Selain memiliki nilai tukar mata uang yang tidak terlalu tinggi, untuk berangkat ke Vietnam pun kamu cukup bermodal paspor saja.

Nah, tahun 2019 menurut laman Smarter Travel menjadi salah satu waktu terbaik untuk berkunjung ke Vietnam. Pasalnya, negara yang kental dengan nuansa Prancis ini pada Juni 2018 lalu, baru meluncurkan jembatan indahnya yang sensasional, Golden Bridge.Tak hanya jadi sensasi Instagram semata, Golden Bridge yang berada di Perbukitan Ba Na itu ternyata juga mampu menarik perhatian turis dari seluruh dunia. Apalagi tahun 2020 mendatang Vietnam berencana menjadi tuan rumah kompetisi balapan Grand Prix Formula One.

3. Mesir

Kairo, Mesir (Foto: Shutter Stock)

Meski masuk ke dalam daftar negara yang dianggap berbahaya karena alasan keamanan oleh Foreign and Commonwealth Office Inggris, Mesir menjadi salah satu destinasi wisata menarik yang patut dikunjungi oleh para traveler.

Tampilan interior di dalam masjid al-Fattah al-Aleem, Kairo, Mesir. (Foto: REUTERS/Amr Abdallah Dalsh)

Pasalnya, Mesir sedang mempersiapkan sebuah museum baru seluas 473.482 meter persegi untuk melihat piramida kuno Giza yang diberi nama Grand Egyptian Museum. Museum baru ini kelak akan diisi lebih dari 43 ribu artefak, seperti kereta, mumi, topeng, dan sandal yang sebagian besar berasal dari makam Raja Tut.

FCO memang mengkategorikan Mesir sebagai destinasi wisata dengan tingkat risiko ekstrem, tapi sebenarnya peringatan itu pada umumnya berlaku di kawasan Sinai Utara. Sedangkan untuk kawasan lainnya, cenderung dianggap tidak berbahaya. Jika memang kamu berniat untuk menyambangi Mesir di masa liburan, ada baiknya senantiasa up date dengan berita terbaru dari FCO.

4. Slovenia

Mencari destinasi wisata baru di Eropa yang tak terlalu ramai? Kamu bisa menemukannya di antara Eropa Tengah dan Timur, yang bernama Slovenia. Meski menjadi salah satu wisata populer dan mendapat kenaikan jumlah wisatawan hingga 23,5 persen, Slovenia tidak seramai Paris atau Amsterdam.Letaknya yang tersembunyi di Eropa dan lanskap alamnya yang indah membuat Slovenia dipilih jadi tujuan wisata favorit para pejalan kaki. Mengapa harus dikunjungi tahun 2019? Karena pada bulan April mendatang, jalur pendakian Julian Alps Hiking setinggi 299 ribu meter akan dibuka.

Dari jalur hiking yang baru itu, kamu bisa menikmati pemandangan gereja di atas pulau yang ikonik, kastil abad pertengahan Bled Lake, dan lanskap desa-desa yang indah dari atas ketinggian. Ditambah lagi udaranya yang sejuk dan strudel buah sebagai bekal, pasti membuat liburamu terasa semakin menyenangkan.

5. Israel

Hampir mirip dengan Jerman, Israel akan merayakan ulang tahunnya yang ke-70 pada tahun 2019. Stabilitas geopolitik, rute udara, dan pemasaran di Israel dianggap sudah cukup memungkinkan untuk menarik minat wisatawan yang beribu kota di Tel Aviv itu.Menurut Smarter Travel ada peningkatan mencapai 2 juta pengunjung dalam periode setengah tahun di Israel, terutama setelah dibuatnya layanan penerbangan nonstop baru antara Washington D.C. dan Tel Aviv, serta dibangunnya kedutaan Amerika di sana.

Bagi yang berminat ke Israel, kamu bisa menikmati pemandangan sembari mengikuti jalan setapak di tembok kuno Yerusalem dan bisa mengamati umat yang beribadah dari tiga agama besar, yaitu Yahudi, Nasrani, dan Islam. Atau kamu bisa pula berenang di Laut Mati yang terkenal sebagai destinasi wisata populer memiliki kandungan kadar garam yang tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *